Ini perjalananku di Jepang selama 7 hari. Silahkan dibaca dan ditonton videonya, mungkin bisa memberikan inspirasi dan ide untuk itinerary kamu berikutnya.
Day 1 – Jakarta → Nagoya → Gifu → Takayama
Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Nagoya, lalu lanjut naik transportasi darat ke Gifu dan Takayama. Hari pertama memang lebih banyak dihabiskan di jalan, tapi ada satu misi penting yang nggak boleh dilewatkan: langsung menuju terminal bus untuk membeli tiket bus Kamikochi pulang-pergi (return) melalui vending machine. Tiket ini tidak bisa dibeli secara online dan menggunakan sistem first come, first serve, jadi semakin cepat diamankan, semakin tenang perjalanan berikutnya. Setelah semuanya beres, nikmati suasana kota pegunungan Takayama yang tenang dan klasik sebelum beristirahat.
Day 2 – Kamikochi Adventure
Pagi-pagi berangkat dari Takayama menuju Hirayu Onsen, lalu lanjut ke Kamikochi dan memulai perjalanan dari Taisho Pond. Mulai hiking sekitar pukul 08.30 dengan pemandangan sungai sebening kristal, pegunungan Alpen Jepang, dan jalur trekking yang ramah untuk semua level. Trek selesai sekitar pukul 14.30. Setelah kembali ke Takayama, masih ada waktu untuk berjalan santai di Takayama Old Town yang penuh bangunan tradisional era Edo. Tutup hari dengan makan malam di Kyoshi sambil menikmati suasana kota kecil yang hangat dan autentik.
Day 3 – Takayama → Shirakawa-go → Kanazawa
Pagi hari menuju Shirakawa-go, desa warisan dunia yang terkenal dengan rumah jerami bergaya gassho-zukuri. Nggak perlu buru-buru, cukup menikmati pemandangan ikoniknya, foto-foto, dan tentu saja mencicipi es krim lokal yang terkenal. Setelah itu lanjut naik bus pukul 11.20 menuju Kanazawa. Setibanya di Kanazawa, langsung telepon untuk melakukan reservasi kunjungan ke Ninja Temple dua hari ke depan karena tiketnya cukup terbatas.
Day 4 – Kanazawa dengan Sentuhan Tradisional
Hari ini waktunya merasakan suasana Jepang klasik dengan menyewa kimono. Berjalan santai menyusuri taman-taman cantik Kanazawa dan mengunjungi Istana Kanazawa yang megah. Kombinasi arsitektur tradisional, taman yang tertata rapi, dan suasana kota yang tenang bikin pengalaman terasa seperti masuk ke Jepang zaman dulu.
Day 5 – Hidden Side of Kanazawa
Mulai pagi dengan menjelajahi Nishi Chaya District yang lebih tenang dibanding kawasan geisha lainnya. Setelah itu menuju Ninja Temple sesuai reservasi. Menariknya, tur di dalam hanya tersedia dalam bahasa Jepang dan durasinya sekitar 45 menit. Meski begitu, bangunan penuh lorong rahasia dan jebakan ini tetap seru untuk dijelajahi. Setelah selesai, lanjut ke Samurai District untuk melihat rumah-rumah samurai yang masih terawat serta taman-taman cantik yang menghadirkan nuansa Jepang klasik.
Day 6 – Kanazawa → Nagoya
Berangkat pagi menuju Nagoya menggunakan bus. Setelah tiba, sempatkan membeli One Day Subway Pass agar lebih praktis berkeliling kota. Destinasi pertama adalah Nagoya Castle yang bisa dieksplor hingga sekitar pukul 15.30. Setelah itu lanjut ke Tsutaya Bookstore yang terkenal dengan desain modern dan spot foto estetik. Menjelang sore, menuju kawasan Sakae untuk menikmati suasana kota Nagoya saat senja, lengkap dengan gemerlap lampu kota yang mulai menyala.
Day 7 – Nagoya → Jakarta
Hari terakhir di Jepang. Nikmati pagi yang santai di Nagoya sebelum menuju bandara untuk penerbangan kembali ke Jakarta. Tujuh hari yang penuh kombinasi alam, budaya, kota bersejarah, dan pengalaman unik Jepang pun resmi berakhir, meninggalkan banyak cerita yang siap dibawa pulang.
