Salah satu pertanyaan yang paling sering aku terima setelah solo traveling ke Azerbaijan dan Georgia adalah, “Kalau jalan sendiri, gimana ke tempat-tempat yang jauh dari kota?”
Jawabannya sederhana. Walaupun semua itinerary selama perjalanan aku susun sendiri, ada beberapa destinasi yang memang lebih praktis kalau menggunakan day tour. Kebetulan selama di Azerbaijan dan Georgia aku pesan tour melalui Trip.com.
Yang aku suka, pilihan tournya banyak dan fleksibel. Tinggal pilih sesuai kebutuhan dan destinasi yang diinginkan. Bahkan aku sering baru pesan H-2, kadang malah sehari sebelum berangkat, dan semuanya tetap berjalan lancar.
Azerbaijan: Lebih Praktis Pakai Tour
Ada beberapa tempat wisata di Azerbaijan yang menurutku jauh lebih efisien kalau menggunakan tour. Selain jaraknya cukup jauh dari pusat kota, beberapa lokasi juga tidak memiliki transportasi umum. Kalau harus naik taksi pulang-pergi atau menyewa mobil sendiri, biayanya justru jauh lebih mahal.
Selama di Azerbaijan, aku ikut dua kali day tour.
Day 1
Candy Cane Mountain
Quba
Shahdag Mountain Resort
Pemandangannya luar biasa indah. Dari perbukitan bergaris unik sampai pegunungan bersalju, semuanya bisa dinikmati tanpa harus repot memikirkan rute perjalanan.
Day 2
Sumur minyak pertama di dunia
Masjid Bibi Heybat
Gobustan
Mud Volcano
Makan siang
Yanardag (Gunung Api Abadi)
Hari kedua ini menurutku seru karena destinasinya sangat beragam. Mulai dari wisata sejarah, fenomena alam yang unik, sampai melihat api alami yang terus menyala.
Georgia: Tinggal Duduk Manis dan Menikmati Pemandangan
Saat berada di Georgia, aku juga memilih ikut day tour. Destinasinya adalah:
Zhinvali Reservoir
Ananuri Fortress
Gudauri
Sebenarnya perjalanan hari itu seharusnya sampai ke Kazbegi. Sayangnya, saat itu salju turun sangat tebal sehingga jalan ditutup demi alasan keselamatan.
Tapi tenang saja, pihak penyelenggara tour langsung memberikan destinasi pengganti, yaitu The Chronicle of Georgia di akhir perjalanan. Ternyata sama sekali tidak mengecewakan. Justru jadi pengalaman yang berbeda dan tetap seru!
Kalau jalan-jalan di kota besar seperti Baku atau Tbilisi, aku lebih suka eksplor sendiri. Rasanya lebih bebas dan fleksibel.
Tapi kalau tujuan sudah mengarah ke pegunungan, kawasan alam, atau tempat-tempat yang jauh dari kota, menurutku jauh lebih nyaman menggunakan jasa tour. Tidak perlu pusing menyusun rute, mencari transportasi, atau menghitung biaya taksi yang bisa membengkak.
Apalagi kalau solo traveling. Tinggal datang ke titik kumpul, naik bus, duduk santai, menikmati perjalanan, dan pulang dengan membawa banyak pengalaman seru.
Menurutku, dengan harga yang masih masuk akal, day tour seperti ini benar-benar worth it.
Kalau kamu juga sedang merencanakan liburan ke Azerbaijan atau Georgia, jangan ragu untuk pesan dari sekarang.
Buat yang masih ragu mencoba female solo traveling, semoga itinerary ini bisa jadi inspirasi. Sebagai seorang muslimah yang bepergian sendiri, perjalanan selama 9 hari di Azerbaijan dan Georgia memberikan banyak pengalaman berharga. Mulai dari bertemu orang-orang baru, menikmati keindahan alam, hingga belajar bahwa traveling sendirian ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Justru setiap harinya dipenuhi cerita dan kenangan yang akan selalu diingat.
Hari 1 – Menyapa Keindahan Kota Tua Baku
Perjalanan dimulai dari Baku, Azerbaijan, kota yang berhasil memadukan bangunan modern dengan sejarah yang masih terjaga. Hari pertama aku habiskan dengan berjalan santai menyusuri jalanan berbatu di Kota Tua (Old City). Rasanya seperti kembali ke masa lalu, dengan lorong-lorong kecil yang penuh pesona.
Setelah itu aku mampir ke Carpet Museum. Kali ini hanya sempat berfoto di bagian luar karena bentuk bangunannya yang unik menyerupai gulungan karpet sudah sangat ikonik. Sore harinya, perjalanan ditutup dengan menikmati suasana modern di Deniz Mall sambil melihat pemandangan Laut Kaspia.
Day 3 explore baku Azerbaijan. Dari pagi hujannya deras sehingga udara dingin dan berangin, mereda sekitar jam 10.00 dan aku langsung keluar hotel untuk foto-foto explore Kota Tua dari baku. Kembali ke hotel untuk check out dan jalan-jalan lagi. Aku sempat mampir ke Denis mall dan Museum karpet dari luar, kakiku sakit sekali karena melangkah terlalu jauh. 19.000 langkahku habiskan di hari itu. Aku harus pindah hotel dan hotel berikutnya tidak sesuai ekspektasi, kamarnya terlalu dingin, dan ada kesan horor. Walaupun begitu, aku tetap berusaha tidak mengeluh dan bertahan dengan kain selimut tipis dan baju berlapis. Bagaimanapun juga hariku berjalan dengan baik, dipertemukan dengan orang-orang baik, Alhamdulillah ya Allah. #jalanjalan#solotravel#femalesolotravel
Bisa cek dan booking pesawat ke Baku, Azerbaijan klik disini
Hari 2 – Ikon Modern Baku yang Wajib Dikunjungi
Hari kedua diisi dengan mengunjungi Heydar Aliyev Center yang terkenal dengan desain arsitekturnya yang futuristik. Bangunan ini benar-benar cantik dari berbagai sudut.
Selesai dari sana, aku melanjutkan perjalanan ke Nizami Street, kawasan favorit untuk berjalan kaki, belanja, sekaligus menikmati suasana kota. Yang paling berkesan adalah hamparan bunga tulip cantik di sepanjang area dekat laut, membuat suasana musim semi terasa semakin hidup.
Hari 3 – Open Trip ke Candy Cane Mountain & Shahdag
Hari ketiga menjadi salah satu highlight perjalanan. Aku mengikuti open trip menuju Candy Cane Mountain yang terkenal dengan garis-garis merah putih alami di perbukitannya. Pemandangannya benar-benar unik.
Perjalanan dilanjutkan menuju Pegunungan Shahdag yang menawarkan panorama pegunungan luas dengan udara yang sangat segar. Cocok sekali buat yang ingin menikmati sisi alam Azerbaijan.
Day 5 perjalananku di Azerbaijan, Hari ini aku memutuskan ikut tour untuk pergi ke candy cane mountain dan juga Shadag Mountain. sudah jadi impianku untuk foto di Gunung berwarna pink, sayangnya di situ hanya dikasih waktu 15 menit dan kemudian kami menuju ke quba untuk makan siang. Setelah itu kita ke Shadag Mountain dan aku nggak ekspek ternyata masih ada es di atas gunung, jadi aku bisa lihat pemandangan yang indah , bahkan cobain main es. aku happy banget #jalanjalan#solotravel#azerbaijan
Untuk ikut tour yang sudah disiapkan, bisa klik disini.
Hari 4 – Sejarah, Budaya, dan Fenomena Alam Azerbaijan
Hari keempat dipenuhi destinasi yang sangat beragam. Dimulai dari Gobustan yang terkenal dengan situs seni cadas purbakala berusia ribuan tahun.
Selanjutnya aku mengunjungi Bibi Heybat Mosque yang menjadi salah satu masjid penting di Baku. Sebagai muslimah, rasanya menyenangkan bisa singgah dan beribadah di sini.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Fire Temple dan ditutup di Yanar Dag, bukit api alami yang terus menyala sepanjang waktu. Fenomena alam ini benar-benar unik dan menjadi pengalaman yang berbeda selama berada di Azerbaijan.
Hari kelima menjadi hari perpindahan negara. Aku terbang dari Baku menuju Tbilisi, Georgia. Setelah tiba, waktunya lebih banyak digunakan untuk check-in hotel, beristirahat, dan mengisi tenaga untuk petualangan berikutnya.
Hari 6 – Menjelajahi Kota Tua Tbilisi
Hari pertama di Georgia langsung dimulai dengan berjalan kaki menyusuri Kota Tua Tbilisi. Aku mampir ke Kvarts Coffee yang estetik, melihat kemegahan Opera House Tbilisi, hingga mengunjungi Clock Tower yang ikonik.
Perjalanan dilanjutkan menyeberangi Bridge of Peace yang menghubungkan kawasan kota tua dengan sisi modern Tbilisi. Dari sana aku naik cable car menuju Bukit Sololaki untuk melihat patung Mother of Georgia sekaligus menikmati panorama kota dari ketinggian.
Hari 7 – Road Trip Menuju Pegunungan Georgia
Hari ketujuh aku mengikuti tour menuju kawasan pegunungan Georgia. Destinasi pertama adalah Zhinvali Reservoir dengan air berwarna biru kehijauan yang sangat indah.
Perjalanan dilanjutkan ke Benteng Ananuri yang memiliki nilai sejarah tinggi, kemudian melintasi kawasan Gudauri dengan panorama Pegunungan Kaukasus yang luar biasa cantik.
Sore harinya sebelum kembali ke kota, aku mengunjungi Chronicles of Georgia. Monumen raksasa ini terasa megah sekaligus menjadi tempat terbaik untuk menikmati matahari terbenam.
Day 9 Hari ini aku ikut tour berkelana di Gunung. Ternyata Aku diajakin ke pegunungan salju, kaget banget karena aku bisa nginjak dan megang salju, bahkan kepleset 4 kali senangnya cuma 5 menit Abis itu langsung nyari tempat anget lagi aku nggak main apa-apa di sana minum teh dan santai aja pas aku mau pulang aku ketemu sama orang Indonesia yang juga lagi main di Gudauri. perjalanan ke kazbegi dibatalkan diganti dengan Chronicles of Georgia seru juga sih di situ Setelah itu aku langsung pulang ke hotel #jalanjalan#georgia#solotravel
Hari kedelapan berjalan lebih santai. Aku mengunjungi salah satu katedral utama di Tbilisi sebelum melanjutkan berburu barang antik dan suvenir di Dry Bridge Market.
Tentu saja belum lengkap kalau belum mencoba kuliner khas Georgia. Aku memilih mencicipi Khinkali yang terkenal dengan isian daging dan kuah hangat di dalamnya. Rasanya benar-benar berbeda dari dumpling yang biasa aku makan.
Hari 9 – Sampai Jumpa, Georgia
Hari terakhir terasa sedikit emosional. Sebelum menuju bandara, aku kembali mengunjungi Dry Bridge Market untuk menikmati suasana pagi sekaligus membeli beberapa oleh-oleh terakhir.
Setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan penerbangan menuju Istanbul, Turki. Rasanya berat meninggalkan Azerbaijan dan Georgia, tetapi perjalanan ini memberikan begitu banyak pengalaman berharga, terutama sebagai seorang female solo traveler muslimah.
Solo traveling bukan hanya soal berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga tentang mengenal diri sendiri, belajar lebih mandiri, dan berani keluar dari zona nyaman. Azerbaijan dan Georgia menjadi dua negara yang meninggalkan kesan mendalam, dengan perpaduan sejarah, alam, budaya, serta keramahan penduduk lokal yang membuatku ingin kembali suatu hari nanti.
Waktu perjalanan ke Azerbaijan, Georgia dan Turkiye di bulan April tahun 2026 banyak ketidakpastian atas perjalanan. Sehingga aku tidak booking hotel jauh-jauh hari. Bahkan ada yang booking sehari sebelum chek in ke hotel. Walau begitu aku rangkum artikelnya disini ya, supaya pemirsa bisa menilai dan memilih sesuai kebutuhan masing-masing.
Untuk lihat dalam bentuk video, silahkan cek link youtube channelku sebagai berikut:
Untuk teman-teman yang ingin pesan hotelnya, bisa langsung lewat halaman ini. Dan reviewnya per hotel bisa tunggu di web ini. Ada versi videonya yang bisa ditonton di youtube channel saya.
Berikut review singkat mengenai hotel yang aku taruh di atas.